Assalamu’alaikum, Parent!
Semoga dalam keadaan sehat ya ๐
Sesi #ParentHarusTahu hari
ini akan membahas salah satu manfaat yang akan didapatkan oleh anak-anak ketika
mengikuti kelas montesosri, yaitu bagaimana kelas montessori mengajarkan kebudayaan
kepada anak-anak.
Pencetus metode montessori, Dr. Maria
Montessori mengatakan jika anak adalah harapan sekaligus janji bagi umat
manusia. Memasukkan kurikulum kebudayaan ke dalam pengalaman pendidikan siswa
memungkinkan mereka untuk memperkaya pemahaman mereka tentang dunia dan menyadari
peran serta tempat mereka di dalamnya. Hal ini dapat terbentuk melalui kurikulum
budaya pada sekolah montessori yang mencakup beberapa hal yaitu sejarah,
biologi, geografi, olahraga hingga kesenian.
Melalui pelajaran geografi dan
biologi, anak-anak akan membangun pemahaman mengenai posisi mereka sebagai satu
kesatuan makhluk hidup. Melalui sesi ini, anak-anak akan mempelajari bahwa
tempat yang mereka tinggali saat ini bukan satu-satunya tempat yang ada di bumi.
Perlahan mereka akan diperkenalkan dengan kota lain, negara, hingga benua. Dari
sini mereka perlahan menumbuhkan kesadaran lainnya –yaitu selain diri mereka,
tempat-tempat lain di luar sana juga dihuni oleh orang lain. Lebih lanjut, dari
pengetahuan ini anak-anak akan berkesempatan untuk mengetahui berbagai karakteristik,
sifat dan budaya yang berbeda yang ada di suatu tempat dan masyarakat. Beragam hal
menarik lainnya yang bisa mereka pelajari adalah mencakup iklim, rumah adat,
pakaian, makanan tradisional hingga suku.
![]() |
| Photo by Amy Humphries on Unsplash |
Memberikan pelajaran, pemahaman dan
keterampilan terkait kebudaayan kepada anak-anak sejak usia dini akan membantu ‘memuaskan’
aspek penasaran dalam diri anak-anak. Dalam kesehariannya, anak-anak bisa jadi mempunyai
banyak pertanyaan ketika mereka melihat orang dengan bahasa, karakter, dan
warna kulit yang berbeda dengan mereka. Mereka mungkin memiliki pertanyaan tentang
bagaimana makhluk hidup lain seperti tumbuhan bisa bertahan hidup. Melalui kurikulum
budaya pada kelas montessori, anak-anak akan dibimbing secara perlahan untuk menemukan
jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Biasanya untuk sesi kurikulum
kebudayaan ini, tenaga pendidik kelas montessori akan mengenalkan kebudayaan
mellaui beberapa alat peraga seperti globe dan atlas. Media lainnya
dapat berupa buku yang menggambarkan kehidupan seorang anak yang tinggal di kota
atau negara yang berbeda sehingga anak memiliki gambaran kehidupan tentang
teman sebaya yang hidup di sisi bagian bumi lainnya yang belum pernah mereka
temui sebelumnya. Dengan anak-anak memahami perbedaan ini, mereka tidak menganggap
diri mereka lebih baik dibandingkan anak yang lain, namun justru dapat
membangun rasa kepercayaan diri mereka terhadap potensi dan karakter yang
mereka miliki.
![]() |
| Photo by Taufiq.jpg on Unsplash |
Selain wawasan melalui aktivitas
luar ruangan, beberapa karakter yang dapat tumbuh di dalam diri anak-anak adalah
bagaimana menghormati dan toleran terhadap orang-orang yang memiliki kebudayaan
berbeda dengan mereka. Apalagi di negara mereka hidup seperti Indonesia yang
kaya akan beragam budaya, nilai-nilai seperti menghormati dan toleransi sangat
penting dimiliki sejak usia dini. Beberapa kemampuan terkait komunikasi –seperti
mendengar, berempati, dan penyelesaian masalah juga ikut terasah melalui proses
pembelajaran kurikulum kebudayaan.
Bagaimana Parent seru kan kurikulum-kurikulum
di sekolah montessori? DI sekolah montessori, sebisa mungkin anak-anak akan dibimbing
untuk mengembangkan secara maksimal setiap kemampuan, bakat dan potensi yang mereka
miliki. Paket komplit pokonya ๐
Sampai jumpa di sesi #ParentHarusTahu
selanjutnya!
Wassalam!



0 comments:
Posting Komentar