Assalamu’alaikum, Parent! Happy
Friday ๐. Yuk semangat yuk, besok sudah
masuk akhir pekan kan ya :D
Hari ini kita akan bahas lagi
bagian kedua dari artikel kita pekan lalu, yaitu bagaimana melakukan persiapan
yang matang sebelum anak-anak masuk sekolah. Oke, langusng disimak ya Parent.
Mempersiapkan
keahlian terkait dengan kemampuan belajar
![]() |
| Photo by Element5 Digital on Unsplash |
Pada tahun pertaman, anak-anak akan
menghabiskan banyak waktu dalam aktivitas bermain sambal belajar. Mereka akan
diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam aktivitas belajar yang lebih kompleks
ketika mereka sudah berada pada tahapan pertumbuhan yang memang sudah sesuai.
Namun bukan berarti Parent tidak bisa membantu mereka untuk
mempersiapkan kemampuan akademik in. hal yang bisa Parent lakukan
adalah:
- Membaca
bersama anak.
Kemampuan ini mungkin akan menjadi hal pertama yang akan mereka pelajari di
sekolah –bagaimana caranya membaca kata dan kalimat sederhana. Namun, Parent
bisa memulainya melalui kebiasaan membaca bersama anak. Hal ini mampu
membuat beberapa keahlian terkait membaca, seperti mendengar dan fokus terhadap
sesuatu bisa lebih ‘siap’.
- Cara
menulis nama. Parent
bisa memulainya dengan memperkenalkan anak dengan pola dan bentuk huruf
pada nama anak-anak. Hal ini dapat memudahkan anak untuk mengenali
barang-barang mereka ketika berada di sekolah. Ketika anak-anak siap, Parent
bisa mengajarkan anak-anak menuliskan nama mereka.
- Perhitungan sederhana. Kemampuan berhitung biasanya sudah dimulai ketika anak-anak mengikuti PAUD atau day care. Parent bisa kembali mengakrabkan anak-anak dengan angka sehingga ketika masuk sekolah mereka akan mengenali angka-angka secara alami dan semakin terbiasa.
- Atur jadwal istirahat. Awal memasuki sekolah anak-anak akan merasa kelelahan karena untuk pertama kali dalam hidup mereka, mereka akan berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan belajar dalam lingkungan akademis yang resmi, sehingga, di awal, anak-anak mungkin akan merasa ‘terkejut’ dengan sistem yang baru mereka kenali. Berikan waktu istirahat yang memadai untuk anak-anak ketika mereka pulang sekolah. Sebisa mungkin, Parent tidak memberikan kegiatan-kegiatan yang sifatnya terlalu berat. Anak-anak akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan rutinitas baru mereka di sekolah.
6.
Persiapkan
diri sebagai orang tua
| https://unsplash.com/@rocknwool |
Walaupun
anak adalah pihak yang akan bersekolah, bukan berarti Parent tidak
mempersiapkan apapun ya. Hal ini karena Parent merupakan orang pertama
yang harus mengetahui hal apapun yang terjadi dalam perjalanan pendidikan
anak-anak. Berikut adalah beberapa hal yang Parent bisa persiapkan untuk
mendukung anak-anak saat akan memulai masa sekolah mereka.
- Beri label pada semua barang-barang anak. Hal ini untuk kemudahan Parent sendiri ya. Usahakan untuk memberi tanda pengenal pada setiap barang bawaan yang akan dibawa anak-anak ke sekolah; botol air dan kotak makan, tas, buku, pakaian olahrga dan perlengkapan lainnya.perlengkapan seperti pakaian olahraga hamper tidak memiliki perbedaan antara milik anak yang satu dan lainnya. Ketika anak-anak tidak mampu mengidentifikasi mana pakaian yang merupakan milik mereka, mereka akan kembali bergantung kepada orang dewasa sekitar mereka untuk menemukan barang-barang mereka. Oleh karenanya, disamping untuk kemudahan Parent hal ini juga akan memudahkan anak-anak untuk mengenali segala sesuatu yang menjadi milik mereka. Hal ini juga akan memudahkan tenaga pendidik ketika ada barang-barang anak yang hilang. Parent bisa menjahit atau menempel label berisi identitas anak berupa nama mereka.
- Persiapkan
diri secara emosional.
Momen ketika anak mulai menginjakkan kaki untuk kali pertama ke sekolah bisa
menjadi momen yang sangat emosional. Parent akan merasakan banyak emosi
secara bersamaan –rasa bengga, sedih, rindu, takut, bahagia bahkan perasaan
bersalah—ketika mengantarkan anak-anak pada hari pertama mereka sekolah. Karena
Parent mulai menyadari bahwa sedikit demi sedikit anak akan mulai mandiri
dan bisa melewati satu hari penuh di sekolah tanpa dibersamai oleh Parent lagi.
Namun jangan khawatir ya Parent dan jangan merasa sendiri, karena hamper
setiap orangtua merasakn hal yang sama. Yang perlu Parent perhatikan, jangan
terlalu lama merasa terpuruk dengan emosi-emosi tersebut. Hal yang bisa Parent
lakukan adalah menjalin komunikasi yang baik dengan para orangtua lainnya
dan saling terbuka satu sama lain. Parent juga bisa melakukan hobi Parent
sembari menunggu waktu untuk menjemput anak-anak. Jangan pernah lupa untuk
memelihara Kesehatan mental Parent ya. Anak-anak akan sangat senang mendapati
orangtua mereka juga dalam keadaan senang sepulangnya dari sekolah.
Momen kali pertama anak masuk
sekolah adalah momen sekali seumur hidup yang akan diingat oleh kedua belah pihak
–anak dan orangtua. Dengan melakukan persiapan yang matang, momen ini akan selalu
diingat sebagai momen yang bermakna dan membahagiakan –dan yang terpenting sebagai
wujud ikhtiar kita untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Untuk
Parent yang saat ini sedang melakukan persiapan untuk anak-anak masuk
sekolah, semangat ya ๐
Sampai jumpa di sesi #ParenTips lainnya
Wassalam!
.jpg)
0 comments:
Posting Komentar